Wajib Tahu! 4 Catatan Penting dalam Mengonsumsi Teh Manis

4.-Nutrisi-di-Dalam-Teh-Tidak-Terserap

Teh merupakan minuman favorit masyarakat umum dari setiap kalangan. Teh manis yang disajikan hangat sangat cocok untuk menemani di saat dingin. Perbincangan santai jadi makin asyik ditemani seduhan teh hangat. Mengonsumsi teh punya beragam manfaat untuk kesehatan, namun perhatikan 4 catatan penting ini ketika Anda sering mengonsumsinya.

  1. Teh Merupakan Zat Penetralisir

Teh merupakan salah satu zat yang dapat menetralisir makanan. Untuk itu, disarankan bagi Anda agar jangan meminum teh setelah makan. Jika Anda tetap mengonsumsi teh setelah makan, maka zat yang terkandung di dalam makanan bisa hilang, sebelum dicerna oleh tubuh. Jadi, ingatlah selalu akan hal ini.

  1. Minuman Mengandung Gula

Teh umumnya dinikmati dalam kondisi manis. Banyak orang suka menikmati minuman manis selagi hangat. Sebagai salah satu minuman mengandung gula, teh bisa menjadi sumber energi. Kadar glukosa yang berasal dari gula larut dalam air teh, sehingga mampu menjadi sumber energi bagi tubuh.

Hal tersebut baik, namun efeknya adalah bisa terkena penyakit diabetes apabila terlalu sering mengonsumsi minuman manis ataupun terlalu banyak menggunakan gula. Anda harus membatasi pemakaian gula pada suatu minuman. Hal ini sangat penting guna menjaga kesehatan agar tak terkena diabetes.

  1. Jangan Meminum Teh Saat Lapar

Keadaan perut yang kosong harus segera diisi agar tak menimbulkan gangguan kesehatan, misalnya maag. Akan tetapi, bukan berarti teh bisa jadi minuman pengganjal laparnya. Justru ada pelarangan untuk melakukannya. Jangan meminum teh saat perut kosong, karena  berpotensi meningkatkan asam lambung.

Teh mempunyai pH (derajat konsentrasi) yang tergolong asam (3-6). Pada kondisi kosong, perut juga menjadi asam. Apabila Anda mengonsumsi teh saat lapar, maka yang terjadi adalah suasana perut semakin asam. Alhasil akan ada gangguan asam lambung. Hal ini penting untuk diketahui agar tak menjadi penyebab sakit maag.

  1. Tidak Disarankan untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Teh berpotensi mampu membantu kontraksi pada rahim. Oleh karena itu, bagi Anda yang sedang hamil muda, tidak baik untuk mengonsumsi teh dalam intensitas yang sering, di mana zat yang terkandung dalam teh sangat simultan. Anda harus mencermati hal ini.

Selain berpengaruh pada kontraksi otot rahim, kandungan teh juga berpengaruh pada produksi kelenjar asi. Dikhawatirkan bagi Anda yang sedang menyusui dan sering mengonsumsi teh, air susunya sulit keluar atau bahkan tidak keluar. Padahal air susu ibu sangat penting bagi bayi. Untuk itu, hindarilah konsumsi teh yang berlebihan.

Kandungan zat di dalam teh sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh, di antaranya sebagai penangkal radikal bebas, regenerasi sel, sumber energi, dan masih banyak lagi. Di antara kelebihan tersebut, tentu ada konsekuensi yang muncul apabila Anda rutin mengonsumsi teh manis. Pahamilah setiap poin yang menjadi catatan penting agar tahu lebih lanjut.

Related Posts

Add Comment