MACAM IC OP AMP DAN KARAKTERNYA

Ina-Tech.Net – MACAM IC OP AMP DAN KARAKTERNYA, MACAM IC OP AMP DAN KARAKTERNYA

MACAM IC OP AMP DAN KARAKTERNYA

Berbicara masalah ic op-amp seperti tidak ada habisnya. Berbagai macam tipe dan keunggulan masing-masing ditawarkan setiap produsen komponen untuk memikat hati pecinta audio. Ini yang sering dilakukan oleh para hobbyist / audio maniac. Mengotak-atik dan melakukan experimen gonta-ganti komponen agar mendapatkan suara sebagus mungkin.

Dipasaran banyak pilihan komponen, dari yang harganya murah sampai mahal sekali. Titik akhirnya selera pribadilah yang menentukan pilihan. Sayangnya semakin banyak komponen standard yang mengalami penurunan kualitas. Bukannya membaik tapi semakin memburuk. Mencari komponen bermutu jadi susah dan mahal.
Utamakan mengganti komponen aktif yang langsung memproses signal audio seperti IC dan transistor. Karena efek upgrade kemungkinan bisa terdengar lebih nyata. Setelah itu baru ke komponen pasif yang tidak langsung memproses signal seperti power supply, timah, resistor, condensator, trafo, dan lain-lain. Yang efeknya pada perbaikan suara sangat kecil atau bahkan tidak terdengar perbedaannya langsung.
Jangan sampai anda terjebak untuk mengganti komponen pasif dengan harga begitu mahal sementara IC utamanya  yang memproses signal elektronik anda abaikan. Jangan juga terjebak pada sugesti. Upgrade termudah adalah dengan mengganti IC op-amp pada preamp-nya. Karena tinggal mencabut IC dari soketnya dan pasang IC baru. Kadang perlu disertai pergantian sedikit komponen seperti resistor untuk menyesuaikan IC baru dengan system yang sudah ada.
Tidak semua op-amp yang memiliki spesifikasi super macam very high slew rate, very wide bandwidth, very low noise, very low THD, dan lainnya bersuara bagus. Sebagai catatan hanya dibutuhkan slew rate 2-3V/µs saja untuk op-amp supaya bisa meng-cover semua frekuensi suara. Hanya saja dikarenakan kekuatan suara terutama musik yang berbeda-beda, maka dibutuhkan setidaknya 3 kali lipat dari standar.
Lagipula mengganti op-amp standar macam 741, 4558 dan LM324 dengan yang lebih baik bahkan yang “super”, malah membuat suara berantakan. Karena op-amp jenis ini membutuhkan suplay daya yang spesial dan bisa menjadi sangat tidak stabil.
Sebagai contoh op-amp standar yang bagus seperti NE5532 membutuhkan decoupled supply (biasanya ceramic atau mica) tidak lebih dari 2 inchi (op-amp super lebih dekat lagi). Berbeda dengan 4558 yang bisa berjalan cukup lancar tanpa decoupled. Jadi kalo mau ganti IC sebaiknya lihat dulu desain PCB-nya, jangan asal ganti saja. Berikut beberapa IC op-amp yang saya kutip dari beberapa sumber.
4558D (dual) = Bass bagus tapi boomy, vokal sember, trebel tumpul.
LM833 (dual) = Flat dengan dinamika musik yang cukup baik.
NE5532 (dual) = Flat dengan vokal yang enak ditelinga dan trebel yang bening. Detail sangat baik, namun bagi sebagian orang bass-nya terasa kurang.
TL072 (dual) = Cukup berisik, namun dengan dinamika yang baik.
LF353 (dual) = Suara banyak di frekuensi tengah, namun cukup natural dan detail. Trebel dan bass terasa lembut.
CA3140 (single) = Op-amp spesial dengan input MOSFET. Suara vokal dan trebel cukup enak ditelinga. Sayang versi dual-nya (CA3240) hanya diproduksi untuk kalangan industri dan militer.
LM324 (quad) = Noise cukup terdengar. Detail kurang bagus dan trebel tumpul.
OPA2134 (dual) = Op-amp pavorit bagi para audiophile dengan staging dan kedalaman musik yang sangat baik, tapi dengan detail dan dinamika musik yang kurang.
AD823 (dual) = Sangat detail dan sangat natural, dinamika mantap, dengan bass dan trebel yang sangat jelas.
OPA637
OP27
LM4562
Dan beberapa tipe ic op-amp yang lain yang bisa anda coba dengan kekurangan dan kelebihannya.
CA3080 = Dual Transconductance (LM3080). (8 pin)
CA3130T = Single op-amp  MOSFET uncompensated. (8 pin)
CA3130E = Single op-amp MOSFET/bipolar/compensated. (8 pin)
CA3140E = MOSFET LM741 pin compatible. (8 pin)
CA3160E = Single op-amp. (8 pin)
CA3240E-1 = Dual op-amp. (14 pin)
CA5130E = Single op-amp. (8 pin)
CA5160E = Single op-amp. (8 pin)
ICL7611D = Single low-power op-amp. (8 pin)
ICL7641E = Quad low-power op-amp. (14 pin)
ICL7642E = Quad low-power op-amp. (14 pin)
ICL7650S = Chopper stabilised op-amp. (14 pin)
ICL7652C = Chopper stabilised op-amp. (14 pin)
LF347N = Quad high-performance op-amp. (14 pin)
LF351N = Single high-performance op-amp. (8 pin)
LF353N = Dual high-performance op-amp. (8 pin)
LF355N = Single high-performance op-amp. (8 pin)
LM10CLN = Dual Low-voltage compensated with reference. (8 pin)
LM301N = Single general-purpose op-amp. (8 pin)
LM301AN = General purpose uncompensated. (8 pin)
LM308N = Single low-drift op-amp. (8 pin)
LM324N = Quad low-power compensated. (8 pin)
LM358N = Dual low-power compensated. (8 pin)
LM614 =  Quad Operational Amplifier and Adjustable Reference. (16 pin)
LM741 = Single General purpose uncompensated. ( 8 pin)
LM833N = Dual low-noise Hi-Fi Audio compensated. (8 pin)
LM1360N = Dual transconductance. (16 pin)
LM1458N = Dual general-purpose compensated. (8 pin)
LM3900N = Norton Quad Current Differencing. (14 pin)
LM627CN = Precision low-noise. (8 pin)
NE531N = Single high-performance. (8 pin)
NE5532 = Dual low-noise. (8 pin)
NE5534P = Single Low-noise high-output. (8 pin)
NE5539 = Single wide-band. (14 pin)
OP27 = Low-noise precision (8 pin)
RC4558P = Dual high-performance. (8 pin)
TL061CP = Single low-power. (8 pin)
TL062CP = Dual low-power. (8 pin)
TL064CN = Quad low-power. (14 pin)
TL071CP = Single low-noise. (8 pin)
TL072CP = Dual low-noise. (8 pin)
TL074CN = Quad low-noise. (14 pin)
TL081CP = Single high-performance. (8 pin)
TL082CP = Dual high-performance. (8 pin)
TL084CN = Quad high-performance. (14 pin)
TLC251 = Low-voltage  Power CMOS. (8 pin)
UA4136 = GP low-noise. (14 pin)
741 = Single General purpose uncompensated. (8 pin)
741S = Single High-speed. (8 pin)
747 = Dual general-purpose. (8 pin)
748 = Single general-purpose. (8 pin)
LM759 = Power op-amp. (4 pin)
Dari semua ic diatas ada beberapa yang pin outnya sama. Juga ada yang sedikit berbeda. Jadi silahkan dicek dulu datasheetnya sebelum anda memasangnya. Agar ic op-amp bisa bekerja sesuai dengan fungsinya. Mungkin diantaranya juga ada yang sudah langka dan sulit untuk mendapatkannya. Anda bisa mencari tipe ic yang lain yang mempunyai karakter yang sama.

Add Comment